Samahalnya dengan teks atau karya tulis yang lainnya, teks editorial ini juga memiliki beberapa struktur yang harus Anda pahami ketika akan membuatnya. Pada dasarnya, struktur teks ini sama dengan struktur teks eksposisi. Hal ini dikarenakan keduanya memiliki kesamaan yaitu menjelaskan opini mengenai suatu berita tertentu.
Berbagaipendapat seputar permasalahan atau fenomena sosial itu bisa ditulis dalam sebuah teks opini/editorial. Struktur Teks Opini Struktur teks itu merupakan gambaran cara teks itu dibangun. Kalian dapat mengamati bahwa teks opini disusun dengan struktur pernyataan pendapat, diikuti oleh argumentasi, dan ditutup oleh pernyataan ulang pendapat.
LangkahMenyusun Teks Editorial. Setelah mengetahui ciri-ciri, struktur, dan kaidah kebahasaan teks editorial, kamu juga harus bisa menyusun teks tersebut. Berikut langkah-langkah membuat teks editorial. Memilih topik terkini dan terhangat yang menarik pembaca.Topik yang menarik akan diminati para pembaca karena pembaca selalu ingin topik yang
Ringkasan Teks editorial adalah teks yang berisi pendapat pribadi dari redaksi terhadap suatu isu/masalah aktual. Isu bisa meliputi masalah politik, masalah sosial, juga masalah ekonomi. Terdapat beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk menyusun kalimat acak menjadi teks editorial yang padu, di antaranya yaitu : Bacalah dengan cermat.
Berikutini adalah tiga bagian dari struktur teks editorial atau tajuk rencana, antara lain yaitu: 1. Pernyataan pendapat (tesis) Sesuai dengan namanya, bagian pertama dari struktur teks editorial ini memuat tentang sudut pandang dari penulis terhadap suatu isu atau masalah yang sedang hangat di masyarakat.
arus listrik yang mengalir pada hambatan 9 ohm. Umum — Apakah Anda pernah mendengar istilah teks editorial? Jika Anda sering membaca sebuah surat kabar seperti koran atau majalah, maka di dalam surat kabar tersebut biasanya terdapat berita yang berisi kumpulan informasi dan fakta yang berguna untuk Anda. Selain berita, biasanya di dalam surat kabar juga disajikan kolom lain yang berisi tentang opini atau pendapat yang ditulis oleh pimpinan redaksi. Nah, kolom yang berisi pendapat atau opini dari redaksi tersebut yang dinamakan teks jenis editorial. Untuk lebih jelasnya, akan dibahas dalam artikel kali ini. Pengertian Teks EditorialTujuan dari Teks EditorialManfaat dari Teks EditorialFungsi dari Teks EditorialCiri- Ciri dari Teks EditorialStruktur Teks EditorialPedoman Kebahasaan dari Teks EditorialJenis Jenis dari Teks EditorialImperatif editorialContoversial EditorialExplantory editorial Pengertian Teks Editorial Pengertian Teks Editorial Merupakan sebuah artikel di dalam surat kabar yang dijadikan pendangan atau pendapat redaksi mengenai suatu peristiwa yang aktual atau sedang menjadi pembicaraan hangat pada surat kabar yang diterbitkan. Masalah aktual atau isu tersebut bisa berupa sosial, politik ataupun masalah ekonomi yang berkaitan dengan masalah politik. Misalnya isu yang diangkat yaitu tentang kenaikan bbm, kebijakan impor dan ekspor, reshuffle kabinet dan lain-lain. Teks ini biasanya muncul secara rutin di majalah atau koran. Jadi teks ini merupakan suatu pendapat atau opini yang ditulis oleh redaksi di sebuah media terhadap isu aktual di dalam masyarakat. Opini yang ditulis tersebut dianggap sebagai pandangan yang resmi dari penerbit atau media atas suatu isu yang aktual. Meskipun teks ini berupa pendapat atau opini, namun di dalam penulisannya juga tidak boleh sembarangan. Penulisan suatu opini atau pendapat harus selalu dilengkapi dengan fakta, argumentasi dan bukti yang logis. Tujuan dari Teks Editorial Teks ini memiliki 2 tujuan utama, yaitu Teks ini bertujuan untuk mengajak pembaca ikut berfikir dalam berita atau isu aktual yang sedang hangat dibicarakan di masyarakat atau sedang terjadi di kehidupan ini memiliki tujuan untuk memberikan pandangan atau opini redaksi kepada pembaca mengenai perbincangan atau isu aktual yang sedang berkembang. Manfaat dari Teks Editorial Manfaat dari teks ini yaitu memberikan informasi kepada pembaca, agar dapat merangsang cara berfikir dan biasanya dapat menggerakkan pembaca untuk melakukan suatu tindakan. Di zaman sekarang ini, sebuah media dapat kita akses dari mana saja. Biasanya tanpa kita sengaja dapat melihat berita-berita yang sedang hangat dibicarakan. Apabila ada suatu berita yang bisa membuat kita untuk bertindak dalam mengambil andil didalam penyelesaiannya, itu sangat membantu. Fungsi dari Teks Editorial Teks ini memiliki beberapa fungsi utama diantaranya yaitu Fungsi tajuk rencana pada umumnya untuk menjelaskan berita dan akibatnya untuk kehidupan latar belakang yang berhubungan dengan berita dan kenyataan sosial, serta faktor yang memberikan pengaruh lebih terdapat analisis kondisi yang fungsinya untuk mempersiapkan masyarakat jika ada kemungkinan yang akan mengenai penilaian moral pada berita tersebut. Ciri- Ciri dari Teks Editorial Topik dari tulisan editorial selalu hangat sedang berkembang di masyarakat dan menjadi suatu persoalan, bersifat aktual dan faktual. Ciri-Ciri teks ini sebagai berikut Jenis teks harus bersifat logis dan ini merupakan sebuah pendapat atau opini yang bersifat ditulis dengan sangat menarik sehingga enak dibaca, menggunakan kalimat yang singkat, padat dan mengenai fakta umum, pendapat dan pandangan pribadi bersifat penyampaian pendapat, teks ini menggunakan pemikiran yang ditulis dengan menggunakan perspektif tertentu untuk mengungkapkan kebenaran suatu pendapat. Sehingga apabila dilihat dari perspektif yang berbeda, maka kebenaran tersebut dapat memberikan makna lain atau bisa penulisan teks, dimulai dengan pemaparan suatu fakta umum terlebih dahulu. Kemdian disusul dengan pemaparan suatu pendapat, hal ini juga dapat terjadi dengan bersifat argumentasi sehingga teks ini sering disebut juga dengan teks argumentative atau berisi tentang pemaparan pendapat/pandangan/ argument dan gagasan. Teks ini memiliki 3 struktur untuk menyusun teks opini/ editorial, yaitu Pernyataan suatu pendapat tesis, Bagian ini berisi sudut pandang penulis mengenai suatu masalah yang dibahas. Biasanya berisi sebuah teori yang akan diperkuat dengan yaitu suatu alasan atau bukti yang digunakan untuk memperkuat pernyataan dalam sebuah tesis. Argumentasi yang diberikan bisa berupa sebuah pertanyaan umum atau data dari hasil penelitian, fakta-fakta yang berdasarkan referensi yang dapat dipercaya atau bisa pernyataan dari para atau pernyataan ulang pendapat reinteraction, merupakan bagian yang berisi tentang penegasan ulang sebuah pendapat yang didukung oleh fakta pada bagian argumentasi untuk menegaskan atau memperkuat. Penegasan ulang biasanya berada pada bagian teks akhir. Pedoman Kebahasaan dari Teks Editorial Pedoman kebahasaan yang digunakan dalam teks editorial hampir sama dengan teks prosedur komplek yang menggunakan verba material. Adverbia, bertujuan agar pembaca dapat percaya mengenai teks yang dibahas menggunakan kata keterangan seperti biasanya, selalu, sering, jarang, kadang-kadang dan merupakan kata penghubung pada teks, seperti bahkan, atau, ataupun dan material merupakan verba yang menunjukan sebuah peristiwa atau perbuatan rasional merupakan verba yang menerangkan antara hubungan milik mengandung pengertian B memiliki C dan intensitas pengertian B adalah CVerba mental merupakan verba yang menunjukan suatu persepsi melihat dan lainnya, kognisi mengerti dan lainnya dan afeksi khawatir dan lainnya. Pada verba ini biasanya terdapat partisi yaitu pengindra dan fenomena. Jenis Jenis dari Teks Editorial Imperatif editorial Editorial ini bertujuan untuk menjelaskan gosip atau isu dengan menyajikan figure dan fakta dalam memberikan pengetahuan. Contoversial Editorial Editorial ini memiliki tujuan untuk meyakinkan pembaca atas keinginan atau menumbuhkan rasa kepercayaan pembaca mengenai suatu isu yang sedang terjadi. Dalam editorial ini, biasanya argument yang berlawanan akan digambarkan menjadi lebih buruk. Explantory editorial Editorial ini menyajikan suatu masalah atau isu yang sedang terjadi agar dinilai oleh pembaca. Biasanya teks ini bertujuan untuk mengidentifikasi suatu masalah, sehingga dapat membuka mata masyarakat untuk lebih memperhatikan suatu isu tersebut. Dari penjelasan di atas mengenai pengertian, tujuan, manfaat, fungsi, ciri-ciri, struktur dan kebahasaan teks editorial semoga dapat menambah wawasan Anda. Selain itu, dalam artikel di atas juga disajikan jenis-jenis teksnya secara lengkap dan terperinci.
Daftar Isi Pengertian Teks Editorial Jenis Teks Editorial 1. Interpretative Editorial 2. Controversial Editorial 3. Explanatory Editorial Struktur Teks Editorial 1. Tesis 2. Argumentasi 3. Penegasan Contoh Teks Editorial 1. Contoh Teks Editorial 1 Hutan Rusak 2. Contoh Teks Editorial 2 Lawan Narkoba 3. Contoh Teks Editorial 3 Bioskop di Tengah Pandemi 4. Contoh Teks Editorial 4 Kelangkaan Elpiji 5. Contoh Teks Editorial 5 Banjir Jakarta 6. Contoh Teks Editorial 6 Daerah Ciremai 7. Contoh Teks Editorial 7 Mutu Pendidikan 8. Contoh Teks Editorial 8 Transportasi Umum 9. Contoh Teks Editorial 9 Asupan Gula 10. Contoh Teks Editorial 10 Endorse Selebgram 11. Contoh Teks Editorial 11 Kebakaran Hutan 12. Contoh Teks Editorial 12 Hukum Narkoba Makassar - Teks editorial sering ditemui di media massa mulai dari cetak maupun online. Teks editorial biasanya digunakan sebagai cara untuk merespons suatu isu atau permasalahan dengan bahasa yang membaca teks editorial, pengetahuan mengenai sebuah peristiwa akan menjadi lebih luas. Sebab, di dalam teks editorial berisi pendapat-pendapat mengenai peristiwa yang sedang diulasnya sehingga pembaca dapat ikut mengambil kesimpulan melangkah ke contoh teks editorial, alangkah baiknya untuk memahami pengertian dan strukturnya terlebih dahulu. Simak ulasannya berikut ini. teks editorial Foto internetTeks editorial adalah artikel utama yang ditulis oleh redaktur media massa yang merupakan pandangan redaksi terhadap suatu peristiwa aktual yang sedang menjadi sorotan atau media massa, teks editorial juga biasa disebut sebagai tajuk rencana. Dengan demikian, teks editorial juga bisa disebut sebagai pandangan media massa terhadap suatu peristiwa yang sedang teks editorial, permasalahan yang dibahas terkandung fakta peristiwa sebagai bahan berita. Fakta ini ditelusuri kebenarannya dengan berbagai sumber agar kebenarannya dapat dipastikan aktual sehingga bukan yang biasa-biasa peristiwa yang dipastikan akan dijadikan sebagai bahan berita dalam editorial dianalisis untuk menghasilkan sebuah persepsi redaksi. Biasanya persepsi didasari oleh berbagai dimensi persepsi ini memiliki nilai opini yang bermutu tinggi, redaksi akan menunjukkan berbagai argumentasi. Bersandar pada argumentasi inilah sebuah editorial diuji mutunya. Jika dipandang sudah mencukupi, redaksi akan memberikan rekomendasi untuk Teks EditorialTeks editorial dibagi menjadi 3 jenis, yaitu interpretative editorial, controversial editorial, dan explanatory editorial. Masing-masing jenis memiliki Interpretative EditorialTeks editorial interpretatif merupakan teks editorial yang berusaha menjelaskan makna isu-isu dari peristiwa yang terjadi yang tengah diangkat oleh suatu media teks tersebut dimasukkan fakta-fakta untuk memberikan pengetahuan kepada pembaca. Ini dimaksudkan agar pembaca media massa itu dapat memahami kondisi atau peristiwa yang tengah terjadi melalui perspektif media editorial ini bisa bersifat positif, negatif, atau netral dalam pendekatan. Bergantung pada keadaan dan perlakuan penulis editorial terhadap suatu Controversial EditorialTeks editorial kontroversial merupakan tulisan yang dikemas dengan tujuan untuk menyebarkan sudut pandang tertentu dari redaksi. Jenis ini pada umumnya dapat meyakinkan pembaca pada kecenderungan atau keniscayaan dari suatu isu sudut pandang yang berlawanan dari hal tersebut akan digambarkan secara Explanatory EditorialTeks editorial jenis ini hanya menyajikan masalah atau isu yang sedang terjadi. Sedangkan penilaian atau tanggapan tentang isu tersebut diserahkan sepenuhnya kepada jenis editorial ini hanya merangsang pembaca untuk terprovokasi mengenai kepentingannya dari suatu isu yang disajikan. Umumnya, masalah yang dipilih, yakni kepentingan terkait sosial, politik, dan ekonomi, sehingga pembaca dapat mudah untuk menilai dan membayangkan Teks EditorialTeks editorial bersifat ekspositoris yang berisi tesis atau pernyataan umum, diikuti argumentasi-argumentasi secukupnya, dan diakhiri dengan penegasan argumentasi. Ketiga unsur tersebut wajib hadir dalam teks editorial. Dengan demikian, struktur umum dari teks editorial meliputi pengenalan isu tesis, argumentasi, dan TesisPengenalan isu atau tesis merupakan bagian pendahuluan teks editorial. Fungsinya adalah mengenalkan isu atau permasalahan yang akan dibahas dalam bagian berikutnya. Pada bagian pengenalan isu disajikan peristiwa persoalan aktual, fenomenal, dan ArgumentasiArgumentasi dalam teks editorial disebut juga sebagai penyampaian pendapat. Bagian ini merupakan bagian pembahasan yang berisi tanggapan redaksi terhadap isu yang sudah diperkenalkan PenegasanPenegasan dalam teks editorial berupa simpulan, saran, atau rekomendasi. Di dalamnya juga terselip harapan redaksi kepada para pihak terkait dalam menghadapi atau mengatasi persoalan yang terjadi dalam isu Teks EditorialSetelah mengetahui pengertian, jenis dan struktur teks editorial, selanjutnya waktunya untuk melihat contoh-contoh teks editorial agar semakin mengerti. Berikut ini 12 Contoh Teks Editorial dengan berbagai tema terbaru 2022;1. Contoh Teks Editorial 1 Hutan RusakPengenalan IsuIndonesia sering disebut sebagai satu di antara paru-paru dunia. Mengapa disebut demikian? Tidak lain dan tidak bukan karena luasnya wilayah tropis di Indonesia. Wilayah hutan yang luas menyumbang banyak oksigen yang dibutuhkan masyarakat. Namun, apakah ini akan terus berlanjut melihat tingginya kerusakan hutan dan kebakaran hutan di Indonesia?ArgumentasiDari Januari hingga Mei, tercatat kebakaran di Indonesia sudah seluas hektar. Kebakaran sudah seperti agenda tahunan di Indonesia. Kebakaran hutan bisa disebabkan oleh musim kemarau yang panjang atau ulah manusia hutan memiliki banyak peran bagi kelangsungan makhluk hidup. Bukan hanya sebagai habitat makhluk hidup di dalamnya, tetapi juga bagi manusia.PenegasanOleh karena itu, sebaiknya masyarakat bersama pemerintah bersama-sama memberi perhatian lebih terhadap hutan di Indonesia karena pada dasarnya, hutan tersebut hanya titipan yang akan kita wariskan kepada anak cucu Contoh Teks Editorial 2 Lawan NarkobaPengenalan IsuKetegasan memerangi narkoba di negara ini masih belum tampak. Padahal, memerangi narkoba butuh ketegasan dan kepastian hukum. Sebab, narkoba merupakan kejahatan luar biasa yang punya daya rusak.ArgumentasiNarkoba tidak hanya mencengkeram masyarakat, namun juga menjerat sebagian pejabat negara dan penegak hukum. Tidak sedikit polisi, jaksa, dan hakim yang seharusnya menjadi garda terdepan dalam memerangi narkoba, justru terjebak di penegak hukum terlalu lembek memberantas narkoba. Mereka menjadikan hukum sebagai komoditas dan lahan basah untuk mengeruk keuntungan. Karena keuntungan itu, penegak hukum justru memberikan perlindungan pada pengedar, bandar, dan gembong narkoba, bahkan saat mereka berada di penjara.PenegasanUntuk mengeluarkan para penegak hukum dari jerat narkoba, perlu ketegasan dan penanganan khusus. Kita yakin, amat yakin, mereka sebenarnya paham bahwa satu-satunya jawaban untuk meredam sepak terjang para penjahat narkoba hanyalah Contoh Teks Editorial 3 Bioskop di Tengah PandemiPengenalan IsuKeputusan Pemerintah DKI Jakarta yang mengizinkan pembukaan bioskop sungguh janggal. Pasalnya, pandemi COVID-19 belum sepenuhnya terkendali sehingga pembukaan bioskop dinilai kurang penting dan dikhawatirkan menjadi tempat penyebaran virus. Kondisi Ibu Kota Jakarta saat ini masih memprihatinkan.ArgumentasiAlasan Gubernur Jakarta, Anies Baswedan, membuka kembali bioskop adalah untuk menggiatkan kembali ekonomi di bidang industri perfilman yang mati suri. Memang, sejak bukan Maret 2020 terdapat 343 teater dengan layar yang henti fungsi. Hal ini menyebabkan ribuan karyawan bioskop ini diizinkan dengan tetap mematuhi protokol kesehatan seperti menjaga jarak tempat duduk, mengenakan masker, dan menyediakan hand sanitizer atau tempat cuci tangan. Namun, pembukaan bioskop dinilai tetap mengundang keramaian yang menyebabkan penyebaran COVID-19 tak terbendung.PenegasanJejaring kontak dengan pasien positif yang dilakukan Indonesia masih di bawah standar WHO. Hal ini memungkinkan orang yang terinfeksi, tetapi belum menunjukkan gejala, berkeliaran di luar dan menyebarkan virus tanpa Contoh Teks Editorial 4 Kelangkaan ElpijiPengenalan IsuKenaikan harga BBM diikuti dengan kelangkaan dan kenaikan berbagai macam kebutuhan pokok membuat masyarakat pemerintah telah mengeluarkan kebijakan adanya uji coba perubahan kompor elpiji menjadi kompor listrik untuk menghemat pengeluaran masyarakat.ArgumentasiUji coba konversi kompor elpiji menjadi kompor listrik tengah dilakukan PT PLN di sejumlah Utama PT PLN mengungkapkan bahwa perubahan tersebut bisa membuat masyarakat lebih hemat dibandingkan membeli elpiji. Proses memasak yang dilakukan masyarakat pun dapat lebih hemat hingga 15 persen dibandingkan menggunakan kompor positif perubahan kompor elpiji ke kompor listrik tidak hanya akan dirasakan masyarakat, tetapi juga negara. Negara dapat menghemat APBN hingga lebih dari 300 miliar per penerapan kompor listrik semakin luas dan menjangkau hingga 5 juta penerima, maka APBN yang akan berhasil dihemat mencapai 5,5 triliun. Selama proses konversi berlangsung, penjualan elpiji akan tetap dilakukan. Apalagi masyarakat masih banyak yang bergantung pada penggunaan elpiji dibandingkan kompor listrik.PenegasanEfektivitas perubahan elpiji menjadi kompor listrik memang belum teruji. Namun, masyarakat tetap bisa melakukan langkah antisipasi apabila di kemudian hari kebijakan yang diterapkan tersebut kurang Contoh Teks Editorial 5 Banjir JakartaPengenalan IsuBencana banjir merupakan satu di antara bencana yang sering melanda Indonesia. Banjir umumnya terjadi di musim penghujan. Pertanyaannya, apakah banjir murni disebabkan oleh hujan atau karena ulah manusia?ArgumentasiSebagai contoh kasus banjir yang sering terjadi di Jakarta. Jakarta memiliki jumlah penduduk yang padat sehingga lahan serapan sangat sedikit. Selain padatnya jumlah penduduk, masyarakatnya kurang teredukasi mengenai masalah kesehatan dari mereka yang membuang sampah sembarangan, misalnya di sungai. Alhasil, sampah menumpuk di sungai dan aliran air menjadi terhambat. Ketika hujan ekstrem, sungai akan meluap dan banjir pun terjadi.PenegasanMaka itulah, perlu sekali kesadaran masyarakat bahwa mencegah lebih baik daripada mengobati. Jangan kemudian ketika sudah banjir baru jera, dan ketika musim kemarau diulangi Contoh Teks Editorial 6 Daerah CiremaiPengenalan IsuKabar pengembalian Wilayah Kerja Panas Bumi WKP Gunung Ciremai, Jawa Barat kepada pemerintah dari PT Chevron cukup melegakan masyarakat setempat. Kita ingat bahwa Chevron merupakan peserta tunggal dalam lelang WKP Ciremai yang digelar 2011 lalu. Chevron kemudian ditetapkan sebagai pemenang lelang WKP tersebut.ArgumentasiMasyarakat yang sebelumnya mengadakan 'perlawanan' bisa bernapas pemerintah yang gagal menangkap keinginan masyarakat atau masyarakat yang gagal mengerti program pemerintah. Yang pasti gesekan akan kembali terjadi karena WKP Ceremai kemungkinan akan kembali dilelang. Kita masih ingat isu yang beredar di masyarakat, bahwa pemerintah menjual Gunung Ciremai pada isu itu menjadi sangat sensitif mengingat Chevron adalah pihak asing. Nasionalisme ditambah cinta lingkungan seperti bahan bakar yang memberi semangat pada masyarakat sekitar, bahkan masyarakat yang berdomisili di laur Ciremai tapi pernah bertempat tinggal atau sekadar berkunjung.PenegasanMereka mengagumi Gunung Ciremai dan khawatir jika proyek panas bumi itu akan menggerus keindahan Gunung Ciremai. Saatnya pemerintah meninjau ulang program-programnya. Masyarakat sudah berani bersikap untuk melindungi lingkungannya. Bukankah tugas pemerintah adalah mengayomi rakyatnya, tanah airnya? Bukan semata mencari celah keuntungan tapi merusak Contoh Teks Editorial 7 Mutu PendidikanPengenalan IsuPendidikan yang berkualitas menjadi sangat penting agar suatu negara dapat sejajar dengan negara maju. Namun, kenyataannya pendidikan di tanah air belum sebanding dengan pendidikan yang ada di negara lembaga pendidikan perlu mencetak lulusan yang berkualitas. Hal tersebut menjadi antisipasi terhadap perubahan dan tantangan yang harus dihadapi oleh setiap orang dalam menjalani kehidupan. Peningkatan kualitas pendidikan perlu dilakukan dengan upaya yang serius untuk menjawab persoalan yang dihadapi di masa depan.ArgumentasiAgar dapat memperoleh pendidikan yang bermutu, maka setiap lembaga pendidikan perlu memberikan dukungan kepada setiap peserta didik. Beberapa tantangan yang akan dihadapi diantaranya kemajuan IPTEK, globalisasi, dan tenaga ahli yang saat ini, semua sudah lebih mudah dengan adanya teknologi seperti internet. Dengan internet, materi belajar dapat dicari dengan mudah. Hal itu juga menjadikan guru bukanlah satu-satunya sumber ilmu. Peran guru pun sudah bergeser menjadi motivator, dinamisator, dan motivator.PenegasanPeran guru masih sangat penting dan tidak tergantikan untuk memberikan pendidikan terbaik. Oleh karena itu, sistem pendidikan yang ada di lembaga pendidikan juga perlu ditingkatkan untuk memberikan kualitas terbaik8. Contoh Teks Editorial 8 Transportasi UmumPengenalan IsuDari tahun ke tahun, kemacetan menjadi masalah yang terus bertambah parah. Anekdot kemudian bermunculan seperti "Tua di Jalan" datang untuk mengkritik pemerintah mengenai kebijakannya dalam mengatur transportasi di jalan tetap terjadi dan semakin parah memang hasil yang logis dari beberapa faktor, seperti meningkatnya jumlah penduduk, naiknya jumlah pembelian kendaraan pribadi, dan lambatnya pembangunan infrastruktur penghubung antar lokasi.ArgumentasiBerdasarkan data organisasi kesehatan dunia atau WHO, pada tahun 2019, Indonesia menduduki peringkat kedelapan di Asia Tenggara dengan tingkat kematian akibat kecelakaan lalu lintas, dengan data kematian mencapai 12,2 persen dari ini tentu saja dapat diminimalisasi dengan beralihnya kebiasaan perjalanan dengan menggunakan angkutan umum. Saat ini, peran pemerintah sangat penting dalam hal pembangunan infrastruktur transportasi, baik dari kualitas armada maupun fasilitas yang memudahkan masyarakat untuk menggunakan transportasi tantangan selanjutnya adalah besarnya anggaran dan biaya yang harus dibayar untuk membangun sebuah sistem transportasi tersebut. Dengan keadaan melemahnya seluruh ekonomi di dunia pasca pandemi berlangsung, pemerintah perlu bijak dalam menetapkan prioritas pembangunan.PenegasanKeadaan ini tentunya tak hanya dihadapi Indonesia. Banyak negara lain dengan kondisi yang relatif sama, tapi cukup berhasil mengatasi masalah kemacetan tersebut dengan mengembangkan transportasi umum yang tentunya dapat mencontoh hal positif tersebut untuk kebaikan bagi generasi selanjutnya. Namun, jika keputusan sudah dibuat, seharusnya konsisten dengan hal tersebut agar kita tak kembali mendengar hal buruk semacam proyek mangkrak, dan hal-hal negatif lainnya yang hanya menghabiskan anggaran Contoh Teks Editorial 9 Asupan GulaPengenalan IsuAnak-anak memang suka dengan makanan manis. Padahal konsumsi gula pada anak-anak sering dianggap kurang baik, terutama untuk kesehatan gigi anak. Namun, apakah benar tidak ada dampak positif dari konsumsi gula pada anak?ArgumentasiMenurut dr. Putri Sakti, gula memiliki beberapa jenis. Satu diantaranya adalah sukrosa atau yang biasa dikenal sebagai gula pasir. Saat gula pasir diolah dalam tubuh akan mampu menghasilkan energi yang penting untuk anak. Kemudian ada juga jenis lain yang disebut laktosa, yakni jenis gula yang diproduksi dari susu sapi dan produk turunannya. Laktosa ini bermanfaat untuk energi otak anak, memperlancar sistem pencernaan, serta pertumbuhan tulang. Konsumsi gula akan membawa dampak positif asalkan dikonsumsi sesuai dengan kadar yang telah ditentukan WHO maupun Kementerian Kesehatan. Anjuran tersebut menyatakan bahwa anak-anak usia 7-12 tahun sebaiknya tidak mengkonsumsi gula lebih dari 2-3 sendok makan per hari.PenegasanTidak perlu takut untuk memberikan asupan gula kepada anak asalkan masih dalam kadar sesuai yang Contoh Teks Editorial 10 Endorse SelebgramPengenalan IsuJika dahulu ketika orang ingin mengiklankan suatu produk harus melalui televisi ataupun media lainnya, kini selebgram dan artis hadir seakan memberi alternatif baru. Namun sayang, penggunaan selebgram dan artis untuk jasa endorse dengan tujuan meningkatkan penjualan rasanya kurang tepat.ArgumentasiSelebgram maupun artis memang terlihat menjanjikan dengan jumlah pengikut yang tinggi serta kemampuan persuasif. Tapi faktanya, menurut data dari Social Media Week, jasa endorsement hanya meningkatkan sekitar 4% dari penjualan.PenegasanPelaku usaha tentunya harus berpikir kembali dalam menentukan cara lebih efektif untuk meningkatkan Contoh Teks Editorial 11 Kebakaran HutanPengenalan IsuTelah terjadi peristiwa bencana alam yakni kebakaran hutan di wilayah Kalimantan, Indonesia. Kejadian ini diperkirakan disebabkan oleh musim kemarau sehingga memicu terjadinya kebakaran hutan. Hutan yang sudah terbakar sebagian dan asap tebal di mana-mana mengancam kehidupan manusia dan makhluk hidup lainnya.ArgumentasiDiperkirakan akan muncul beberapa penyakit yang akan menyerang manusia dan hewan serta tumbuh-tumbuhan akibat asap dari kebakaran hutan yang tebal. Penyakit yang akan menyerang adalah sistem pernapasan. Masyarakat berharap semua pihak dikerahkan Pemda atau pusat untuk segera mengatasi bencana tersebut agar kerugian tidak berimbas dan makin banyak sini masih terdapat beberapa pohon yang masih hidup dan dekat dengan api yang menyala, ini membuat para pencinta alam prihatin karena pohon-pohon itu akan mati dan hilangnya daerah resapan air apabila musim penghujan telah tiba.PenegasanPara pencinta alam menyebutkan apabila telah hilang daerah resapan air maka akan menimbulkan bencana seperti banjir yang akan menyerang pemukiman warga. Selain itu juga makhluk hidup lain, seperti hewan, akan kehilangan Contoh Teks Editorial 12 Hukum NarkobaPengenalan IsuKetegasan memerangi narkoba di negara ini masih belum tampak. Padahal, memerangi narkoba butuh ketegasan dan kepastian hukum. Sebab, narkoba merupakan kejahatan luar biasa yang punya daya rusakArgumentasiNarkoba tidak hanya mencengkeram masyarakat, namun juga menjerat sebagian pejabat negara dan penegak hukum. Tidak sedikit polisi, jaksa, dan hakim yang seharusnya menjadi garda terdepan dalam memerangi narkoba, justru terjebak di penegak hukum terlalu lembek memberantas narkoba. Mereka menjadikan hukum sebagai komoditas dan lahan basah untuk mengeruk keuntungan. Karena keuntungan itu, penegak hukum justru memberikan perlindungan pada pengedar, bandar, dan gembong narkoba, bahkan saat mereka berada di penjara.PenegasanUntuk mengeluarkan para penegak hukum dari jerat narkoba, perlu ketegasan dan penanganan khusus. Kita yakin, amat yakin, mereka sebenarnya paham bahwa satu-satunya jawaban untuk meredam sepak terjang para penjahat narkoba hanyalah ketegasan bukan sekadar teks jargon dalam iklan layanan pendidikan di Indonesia. Simak Video "Kapolrestabes Makassar Minta Maaf soal Mobil Patwal Tabrak Pemotor" [GambasVideo 20detik] asm/sar
ilustrasi oleh Teks editorial adalah tulisan yang ditulis oleh redaktur utama media yang berisikan pendapat, pandangan umum, atau reaksi mengenai suatu peristiwa atau kejadian berita aktual yang tengah menjadi sorotan masyarakat. Teks editorial juga sering disebut dengan tajuk rencana yang berarti artikel utama dari suatu surat kabar yang berisi pandangan redaksi tim penulis dan penyusun koran terhadap suatu isu pada saat koran tersebut diterbitkan. Struktur Penulisan Jenis-Jenis Teks Contoh Teks Editorial Struktur Penulisan Teks editorial ini tentunya memiliki struktur. Struktur yang menyusun teks editorial / opini adalah sama dengan struktur yang telah membangun teks eksposisi, 3 struktur teks editorial 1. Pernyataan pendapat tesis Bagian berisi sudut pandang penulis mengenai masalah yang dibahas, biasanya sebuah teori yang akan diperkuat oleh argumen. 2. Argumentasi Alasan atau bukti yang digunakan guna memperkuat pernyataan dalam tesis, walau secara umum argumentasi diartikan untuk menolak suatu pendapat. Argumen bisa berbentuk pertanyaan umum/data hasil penelitian, pernyataan para ahli, maupun fakta-fakta berdasarkan referensi yang bisa dipercaya. 3. Penyataan/Penegasan ulang pendapat Reiteration Bagian berisi penegasan ulang pendapat yang didorong oleh fakta di bagian argumentasi guna memperkuat/menegaskan, ada di bagian akhir teks. Selain memiliki struktur pembentuk, teks editorial tentunya memiliki jenis-jenis, berikut ini merupakan jenis-jenis teks editorial adalah sebagai berikut Interpretaive editorialEditorial ini bertujuan untuk menjelaskan isu dengan menyajikan fakta dan figur untuk memberikan pengetahuan. Controversial editorialEditorial bertujuan untuk meyakinkan pembaca pada keinginan atau menumbuhkan kepercayaan pembaca terhadap suatu isu. Dalam editorial ini biasanya pendapat yang berlawanan akan digambarkan lebih buruk. Explantory editorialEditorial ini menyajikan masalah atau suatu isu agar dinilai oleh pembaca. Biasanya teks editorial ini bertujuan untuk mengeidentifikasi suatu masalah dan membuka mata masayarakat untuk memperhatikan suatu isu tertentu. Contoh Teks Editorial Agar lebih jelasnya berikut ini kami beri beberapa contoh teks editorial dengan tema Kesehatan berikut ini. Berikut adalah editorial Koran Tempo pada edisi 10 September 2020 dengan penyesuaian. Judul Jangan Hanya Bergantung pada Vaksin Pengenalan Isu Tesis Langkah pemerintah dalam membentuk Tim Nasional Percepatan Pengembangan Vaksin Covid-19 pada pekan lalu memperlihatkan bahwa pemerintah mengandalkan ketersediaan vaksin sebagai jalan keluar dari pandemi ini. Tim yang terdiri dari sederet menteri, lembaga riset, perguruan tinggi, serta Badan Pengawas Obat dan Makanan BPOM akan bertugas hingga 31 Desember tahun depan. Penyampaian Pendapat Argumen Namun terdapat sejumlah masalah mendasar dari kebijakan pemerintah tersebut. Pertama, tugas dan fungsinya dapat tumpang tindih dengan Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional yang sudah dibentuk oleh Presiden. Meskipun masih sama-sama dipimpin oleh Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartato, keberadaan tim ini berpotensi menghambat birokrasi. Apalagi masyarakat juga belum melihat hasil kerja nyata komite di lapangan. Kedua, keberadaan tim tersebut juga berpotensi berbenturan dengan tugas Konsorsium Riset dan Inovasi Covid-19 yang dipimpin oleh Kementrian Riset dan Teknologi atau Badan Riset dan Inovasi Nasional. Selain menghasilkan rapid test tes cepat covid dan ventilator, konsorsium ini juga sedang mengembangkan vaksin Merah Putih bersama Lembaga Biologi Molekuler Eijkman Institue. Sebetulnya, pemerintah bisa saja cukup menugasi konsorsium ini untuk melaksanakan instruksinya perihal percepatan pengembangan vaksin. Selain itu, ruang lingkup tim ini tidak terlalu jelas. Pembuatan vaksin yang mumpuni pastinya memerlukan waktu yang tidak sedikit dan tidak boleh terburu-buru. Misalnya, masyarakat tentunya tidak mau percepatan pengembangan vaksin Merah Putih malah memicu pertanyaan dunia riset global akan kredibilitasnya yang bahkan pemerintahnya saja terkesan tidak percaya dan membentuk tim lain untuk melakukannya. Kemudian, Pemerintah seharusnya sangat paham bahwa uji klinis tahap ketiga adalah tahap paling penting dari perancangan vaksin atau obat. Uji klinis fase terakhir ini tidak dapat dilakukan dengan tergesa-gesa. AstraZeneca dan Universitas Oxford bahkan terpaksa menghentikan uji klinis buatan mereka ketika menemukan peserta uji klinis di Inggris mengalami efek samping yang serius. Sehingga, rasanya tidak akan banyak yang bisa dilakukan oleh tim nasional bentukan Presiden ini. Penegasan Ulang Daripada hanya mengandalkan vaksin saja, sebaiknya pemerintah bisa memperbaiki kapasitas pengetesan dan pelacakan pasien suspect. Melalui berbagai pusat layanan kesehatan sebetulnya pemerintah dapat memperbaiki kualitas pengobatan pasien dan kesiapan tenaga medis agar angka kematian pasien COVID-19 tidak terus meningkat. Tanpa upaya terpadu yang melibatkan seluruh elemen masyarakat, tumpuan harapan pada satu solusi saja bisa dapat berujung pada masalah baru. Terutama jika waktu pengembangan vaksin jauh lebih lama dari apa yang dijanjikan oleh pemerintah. Pemerintah tidak boleh menyimpan semua telur dalam satu keranjang, upaya pengendalian wabah secara holistik dan ketat harus tetap dilakukan melalui berbagai sudut.
Biografi bisa menjadi salah satu teks narasi yang penting dan bisa menginspirasi banyak orang. Biografi bertujuan untuk menginspirasi, menjadi pelajaran hidup dan mendukung pembacanya jadi termotivasi dalam menjalani kehidupan. Inilah kenapa biasanya orang yang menjadi tokoh dalam biografi bukan sosok biasa. Tapi, orang-orang berpengaruh yang sudah sukses dan punya jasa bagi masyarakat, bangsa, dan negara. Berikutnya kamu akan diajak melihat struktur dari teks biografi, nih, Kids. Apa saja, ya? Struktur Teks Biografi Dilansir dari laman berikut adalah struktur teks biografi yang berfungsi sebagai kerangka untuk membangun cerita di dalam narasinya, yaitu 1. Orientasi Struktur awal teks biografi adalah bagian orientasi. Rangkaian orientasi memuat awalan atau bagian pengenalan tentang tokoh yang diangkat ceritanya secara umum. Persiapkan lebih dulu informasi seperti nama tokoh, latar belakang keluarga tokoh, riwayat pendidikan sampai alamat rumahnya. Semua informasi tadi lalu akan sampaikan secara naratif. Baca Juga Contoh Teks Biografi tentang Ibu Lengkap dengan Strukturnya Artikel ini merupakan bagian dari Parapuan Parapuan adalah ruang aktualisasi diri perempuan untuk mencapai mimpinya. PROMOTED CONTENT Video Pilihan
Jakarta - Teks editorial adalah salah satu bentuk artikel yang bisa kita temui dalam surat kabar. Dalam penulisannya, teks editorial ditulis oleh redaksi surat kabar e-Modul Kemdikbud Bahasa Indonesia Teks Editorial, teks editorial adalah artikel dalam surat kabar yang berisi pendapat atau pandangan redaksi terhadap suatu peristiwa aktual atau sedang menjadi perbincangan hangat pada saat surat kabar sederhana, teks editorial merupakan opini atau pendapat yang ditulis oleh redaksi sebuah media terhadap isu aktual di masyarakat. Nah, opini yang ditulis oleh radaksi ini dianggap sebagai pandangan resmi media terhadap suatu isu beberapa opini yang terdapat dalam teks editorial, di antaranya kritik, penilaian, prediksi, harapan, dan saran. Untuk membedakan teks editorial dengan artikel lainnya, kenali ciri-ciri teks editorial berikut Topik dalam tulisan teks editorial selalu hangat, yaitu sedang berkembang dan dibicarakan secara luas oleh masyarakat, bersifat aktual, dan Bersifat sistematis dan Berisi opini atau pendapat yang bersifat Menarik untuk dibaca karena ditulis menggunakan kalimat yang singkat, padat, dan Teks EditorialMasih mengutip e-Modul Kemdikbud yang sama, berdasarkan jenisnya teks editorial dapat dibedakan menjadi tiga, yaitu interpretative editorial, controversial editorial, dan explanatory editorialJenis teks editorial ini bertujuan untuk menjelaskan isu dengan menyajikan fakta dan figur guna memberikan editorialControversial editor memiliki tujuan untuk meyakinkan pembaca pada keinginan atau menumbuhkan kepercayaan pembaca terhadap suatu isu. Biasanya, pendapat yang berlawanan akan digambarkan lebih editorialTeks editorial ini menyajikan masalah atau isu untuk dinilai sendiri oleh pembaca. Teks ini biasanya disajikan dengan tujuan mengidentifikasi masalah serta meningkatkan kesadaran masyarakat atas suatu Teks EditorialPada dasarnya, teks editorial terdiri atas tiga struktur, yakni pengenalan isu, argumentasi, dan penegasan Pengenalan isuSebagai pembuka, pada bagian ini redaksi akan menjabarkan sudut pandangnya atas suatu isu yang ArgumentasiSetelah menjabarkan sudut pandangnya, penulis akan memaparkan alasan atau bukti yang digunakan guna memperkuat pernyataan dalam tesis. Argumentasi yang diberikan dapat berupa pertanyaan umum atau data hasil penelitian, pernyataan para ahli, atau fakta-fakta berdasarkan referensi Penegasan UlangPenegasan ulang terdapat di akhir teks editorial. Pada bagian ini, penulis memberi penegasan ulang dengan memberikan pendapat yang didukung oleh fakta dalam bagian Kebahasaan Teks Editorial1. Penggunaan kalimat retorisKalimat retoris adalah kalimat tanya yang tidak ditujukan untuk mendapat jawaban, tetapi ditujukan agar pembaca merenungkan masalah yang dipertanyakan. Kalimat retoris digunakan guna menggugah atau mengubah pandangan pembaca terhadap isu yang Menggunakan kata populerTeks editorial ditulis menggunakan kata populer yang mudah dipahami oleh orang Menggunakan kata ganti penunjukKata ganti ini digunakan untuk merujuk pada waktu, tempat, peristiwa, atau hal lainnya yang menjadi fokus ulasan. Contohnya, penggunaan kata tersebut, itu, dan KonjungsiMerupakan kata atau ungkapan untuk menghubungkan dua satuan bahasa yang sederajat. Penggunaan konjungsi banyak dijumpai dalam teks editorial untuk menata argumentasi, memperkuat argumentasi, menyatakan hubungan sebab akibat, dan menyatakan konjungsi yang biasa digunakan adalah pertama, kedua, berikutnya, selanjutnya, bahkan, selain itu, lagi pula, justru, misalnya, padahal, agar, supaya, dan lain-lain. Simak Video "Apple Bakal Bikin Siri Berbahasa Indonesia " [GambasVideo 20detik] pal/pal
struktur yang membangun teks editorial sama dengan teks