Carakerja differential Pada saat kendaraan berjalan lurus fPada saat mobil berjalan lurus keadaan kedua ban roda kiri dan kanan sama - sama dalam kecepatan putaran yang sama.Dan juga beban yang ditanggung roda kiri dan roda kanan adalah sama. Sehingga urutan perpindahan putaran dari propeller shaft akan diteruskan untuk memutar drive pinion .
Sementaraitu differential case merupakan rangka dari rangkaian pinion dan side gear. Saat Mobil Sedang Berjalan Belok Saat kendaraan belok, misalnya saja ke kiri, maka roda bagian kiri yang terletak pada sisi dalam akan mendapatkan tahanan putar dari roda depan yang berubah arah.
arus listrik yang mengalir pada hambatan 9 ohm. Apabila OtoFriends mengetahui chasis atau sasis mobil tentu sudah tidak asing lagi dengan istilah gardan. Gardan merupakan istilah lain dari differential yang memiliki peran penting pada tenaga mesin mobil sehingga mobil dapat bergerak maju ke depan atau bagian mesin mobil, bagian yang meneruskan putaran dari mesin kepada ring gear adalah differential atau gardan mobil. Salah satu fungsi gardan adalah pembeda antara putaran roda kanan dan kiri sehingga bisa meminimalisir terjadinya selip saat mobil melakukan manuver atau dengan adanya gardan atau differential ini maka mobil jadi bisa melaju dengan aman. Untuk penjelasan lebih lanjut mengenai fungsi, komponen gardan, sampai cara kerjanya, yuk simak pembahasannya berikut juga Center Differential Pengertian, Fungsi, Jenis dan Cara Kerjanya Daftar Isi 1Apa Itu Differential?Fungsi DifferentialJenis-Jenis DifferentialOpen differentialLocking differentialLimited slip differentialElectric controlled limited slip differentialKomponen DifferentialCara Kerja DifferentialCara Kerja Differential Saat Mobil Melaju LurusCara Kerja Differential Saat Mobil BerbelokGejala Differential Rusak1. Kebocoran pada oli differential2. Adanya getaran di bagian differential mobil3. Terdengar suara dengungPertanyaan Seputar Differential Apa Itu Differential?Differential atau gardan adalah komponen mobil yang memiliki fungsi sebagai penerus tenaga mesin yang berasal dari proses pembakaran menuju poros roda sebelum melalui komponen transmisi dan propeller shaft sehingga bisa menggerakkan roda ke depan atau ke belakang tanpa proses pembakaran yang terjadi di ruang pembakaran akan menggerakkan poros engkol untuk berputar dan meneruskan tenaga hingga flywheel berputar. Perputaran flywheel ini akan diteruskan untuk menjalankan kopling mobil, lalu memutar transmisi ke propeller sampai di titik akhir yakni ini akan menyalurkan tenaga ke poros axle untuk memutar roda mobil sehingga bisa berputar ke depan, ke belakang, atau berbelok tanpa DifferentialFungsi utamanya adalah sebagai pengimbang putaran antara roda kanan dan kiri mobil sesuai dengan kondisi kendaraan. Letak differential sendiri berada di bagian bawah mobil di roda depan dan roda transmisi mentransfer tenaga melalui differential, maka ada komponen differential yang akan membagi putaran untuk roda kanan atau roda kiri. Komponen tersebut di antaranya pinion gear, side gear, dan differential digambarkan yang terjadi saat mobil berbelok ke kiri adalah side gear kiri akan bergerak melawan pinion gear agar tidak melakukan perputaran berbelok. Hal tersebut terjadi karena tenaga putaran yang diterima roda kanan dan kiri harus berbeda supaya tidak terjadi selip yang bisa menciptakan ketidaknyamanan kita saat yang telah disebutkan sebelumnya, ada fungsi gardan lainnya, di antaranya yakni memperbesar tempo tenaga atau putaran yang dihasilkan saat roda berputar dan mengubah arah putar propeller shaft hingga 90 juga Fungsi Gardan Mobil, Cara Kerjanya, dan KomponennyaBerdasarkan cara kerjanya, differential diklasifikasikan ke dalam 3 jenis. Berikut ini penjelasan cara kerja untuk masing-masing jenis differentialJenis differential yang pertama ini memiliki cara kerja dengan membagi tenaga putaran kepada tiap-tiap roda. Hasilnya adalah kedua putaran akan memiliki torsi dan kecepatan yang berbeda. Umumnya kendaraan-kendaraan berusia tua menggunakan jenis differential ini pada tipe low cost dengan penggerak roda differentialSesuai dengan namanya, locking differential merupakan jenis gardan yang mengandalkan sistem keamanan tambahan berupa locking atau sistem bisa menemukan jenis ini pada kendaraan khusus off road yang menggunakan sistem penguncian kopling dan pegas untuk slip differentialLimited slip differential merupakan gabungan antara jenis open differential dan locking differential. Di mana secara sistem kerja menerapkan cara kerja open differential akan tetapi saat salah satu roda mengalami slip dan hilang traksim maka secara otomatis sistem penguncian akan controlled limited slip differentialJenis yang terakhir ini memiliki sistem kerja yang hampir sama dengan limited slip differential. Bedanya hanya terletak pada sistem pengontrolan pengunciannya saja yang digerakkan dengan otomatis menggunakan sistem elektronik yang menyatu dengan DifferentialDifferential terdiri dari beberapa komponen yang saling bekerja sama satu sama lain dengan presisi sehingga bisa meminimalisir terjadinya selip pada roda kendaraan. Berikut ini komponen-komponen Drive pinion gear dan drive pinion shaft, merupakan dua komponen yang tersambung berbentuk roda gigi yang menyerupai nanas. Tugasnya sebagai pemutar saat menyalurkan tenaga dari poros propeller menuju ring gear. Drive pinion atau hypoid gear ini bekerja bersama-sama dengan differential Ring gear, memiliki bentuk roda gigi yang menyerupai cincin atau ring yang berfungsi untuk menerima putaran dari drive pinion untuk disalurkan menuju side Spider gear dan shaft, fungsi keduanya sama-sama sebagai pembeda putaran roda. Hanya saja spider gear terdiri dari 2 komponen yang letaknya 90 derajat dari side gear sehingga memudahkan mobil untuk berbelok sedangkan spider shaft membantu spider gear untuk mempermudah Differential carrier, differential carrier atau differential case merupakan komponen gardan yang berfungsi sebagai rumah pelindung seluruh komponen-komponen gardan Side gear, bertugas sebagai pembeda putaran antara roda kanan dan kiri saat mobil berbelok dan menyalurkan putaran yang telah dimanipulasi spider gear untuk disalurkan menuju axle Axle shaft bearing, komponen gardan yang satu ini berbentuk bantalan yang berfungsi sebagai alas komponen yang berputar terhadap axle shaft housing yang bearing diletakkan di bagian side gear kiri dan Axle shaft housing, adalah komponen differential yang bertugas untuk menutup sistem utama gardan dan as Axle shaft housing cap, memiliki bentuk seperti tutup dengan baut disekelilingnya dan berfungsi sebagai penutup housing serta penyalur oli Adjuster nut, berbentuk mur untuk menyetel celah yang dibutuhkan gerakan pinion gear saat berputar sebelum final gear Bearing cap, berfungsi sebagai penahan bearing as roda yang letaknya berada di sisi side Differential oil tube, merupakan lubang pengisian untuk oli Universal joint flange, merupakan komponen gardan yang berfungsi sebagai penerus putaran propeller shaft guna meredam perubahan sudut dan melembutkan perpindahan Gasket, komponen gardan yang terakhir adalah gasket yang berfungsi sebagai alat untuk mengecek terjadinya kebocoran oli gardan pada sambungan yang berada di bawah Kerja DifferentialSecara sederhananya, cara kerja gardan hanya meneruskan putaran yang dihasilkan mesin dari proses pembakaran menuju differential melalui poros propeller. Pada differential case terdapat dua pinion gear dan side gear yang akan berputar saat differential case atau carrier gear yang terhubung dengan poros roda belakang akan memindahkan tenaga putar ke roda. Putaran tersebut diteruskan menuju poros axle yang diperkecil yang telah direduksi oleh drive pinion. Kendati demikian, ada perbedaan antara cara differential saat mobil berjalan lurus dan Kerja Differential Saat Mobil Melaju LurusSaat melaju di jalan yang datar dan lurus, tekanan yang diterima kedua roda hampir sama. Side gear ikut berputar dengan putaran yang sama terhadap differential pinion dan komponen lainnya. Kedua roda yang berada dibelakang mendapatkan tekanan yang sama dengan differential pinion sehingga berputar bersama komponen lain seperti differential carrier, ring gear, dan poros gambaran fungsi differential pinion sebagai penghubung antara side gear kiri dan kanan sehingga keduanya bisa berputar dalam satu putaran yang sama dengan differential pinion dan menyebabkan kedua roda ikut berputar pada putaran yang Kerja Differential Saat Mobil BerbelokLain halnya saat mobil berbelok, maka beban yang ditanggung roda bagian dalam cenderung lebih berat daripada roda bagian luar. Saat mobil berbelok ke kanan, maka jarak tempuh roda kiri jadi lebih panjang, side gear bagian kanan akan tertahan, differential pinion berputar sesuai porosnya dan bergerak mengelilingi axle shaft. Dengan begitu, putaran side gear kiri bisa bertambah halnya yang terjadi bila mobil berbelok ke kiri, maka jarak tempuh roda kanan akan lebih jauh, differential pinion tetap berputar sesuai porosnya dan bergerak mengelilingi axle shaft sehingga putaran side gear kanan bisa lebih juga Kapan Oli Gardan Harus Diganti dan Berapa Harganya?Gejala Differential RusakSama seperti komponen pada umumnya, differential bisa saja rusak dan mempengaruhi performa mobil khususnya saat melakukan belok. Oleh karena itu, OtoFriends perlu mengetahui gejala differential rusak, di antaranya1. Kebocoran pada oli differentialGejala yang pertama adalah terjadinya kebocoran oli differential yang disebabkan oleh kekeliruan saat memasang baut tap oli yang kurang kencang. Selain itu, penyebab lainnya karena draf baut telah aus sehingga tidak bisa digunakan bila ternyata kondisi baut masih dalam keadaan baik, mungkin saja oli gardan menurun kualitasnya sehingga kita perlu ganti oli Adanya getaran di bagian differential mobilPenyebab getaran yang terjadi pada bagian differential adalah kerusakan di bagian leher differential atau gear yang sudah ambrol. Gear yang rusak ini bisa karena usia pemakaian yang sudah tak layak pakai, menggunakan komponen imitasi atau pemasangan yang Terdengar suara dengungGetaran di atas biasanya akan diikuti dengan suara dengung. Untuk memastikan apakah benar-benar ada suara dengung atau tidak kita bisa mematikan semua perangkat audio dan bawa mobil di medan jalan yang sepi lalu dengarkan dengan cermat apakah ada suara dengung di bagian differential OtoFriens sudah menemukan gejala-gejala differential atau gardan rusak maka segera bawa mobil ke bengkel mobil terpercaya sehingga mendapatkan penanganan oleh teknisi Seputar Differential Differential atau gardan adalah komponen mobil yang memiliki fungsi sebagai penerus tenaga mesin yang berasal dari proses pembakaran menuju poros roda sebelum melalui komponen transmisi dan propeller shaft sehingga bisa menggerakkan roda ke depan atau ke belakang tanpa lain dari differential adalah gardan differential diantaranya drive pinion gear dan shaft, ring gear, spider gear dan shaft, differential carrier, side gear, axle shaft bearing, adjuster nut, bearing cap, differential oil tube, universal join flange, gasket.
DIFFERENTIAL FUNGSI DIFFERENTIAL/ GARDAN Differensial Fungsi utama differential adalah Merubah arah putaran mesin, Memperbesar momen putar, dan Membedakan putaran roda kiri dan roda kanan saat membelok a. Final Gear. Yang terdiri dari drive pinion dan ring gear, dan berfungsi untuk memperbesar momen dan mengubah arah putaran . b. Differential Gear. Yang terdiri dari side gear, dan berfungsi untuk membedakan kecepatan putar roda kiri dan kanan saat membelok. 3. CARA KERJA DIFFERENTIAL/GARDAN Pada saat mobil berjalan lurus Drive pinion memutarkan ring gear, ring gear memutarkan differential case, defferential case menggerakan pinion gear melalui pinion shaft dan pinion gear memutarkan side gear kiri dan kanan dengan rpm yang sama karena tahanan roda kiri dan kanan sama, sehingga menyebabkan putaran roda kiri dan kanan sama. RPM A = B . Pada saat kendaraan belok kanan Drive pinion memutarkan ring gear, ring gear memutarkan differential case, differential case menggerakan pinion gear melalui pinion shaft dan pinion gear memutarkan side gear kiri mengitari side gear kanan karena tahanan roda kanan lebih besar sehingga menyebabkan putaran roda kiri lebih besar dari roda kanan. RPM A > B . Pada saat kendaraan belok kiri Drive pinion memutarkan ring gear, ring gear memutarkan differential case, differential case menggerakan pinion gear melalui pinion shaft dan pinion gear memutarkan side gear kanan mengitari side gear kiri karena tahanan roda kiri lebih besar, sehingga menyebabkan putaran roda kanan lebih besar dari roda kiri. RPM A < B C. KESELAMATAN KERJA Keselamatan kerja adalah hal yang utama, karena sangat dibutuhkan dan sangat penting dalam melakukan suatu pekerjaan. Hal hal yang menyangkut keselamatan kerja yaitu Sebelum melakukan pekerjaan sebaiknya memakai pakaian kerja/ wear park. Jangan menaruh kunci/ alat-alat disaku pakaian kerja sehingga tidak membahayakan diri kita sendiri dan orang lain. Gunakan alat sesuai dengan fungsinya. Lakukan pekerjaan dengan teliti dan hati hati. D. BAHAN DAN PERALATAN Diferential, Dial indicator, Kunci shock, Kunci pas ring, Palu, Obeng E. LANGKAH KERJA 1. CARA MELEPAS DAN MEMBONGKAR DIFFERENTIAL Melepas poros-poros roda Lepas poros propeler dari diferensial Lepas differential dari axle housing Pemeriksaan differential sebelum di bongkar Bila timbul suara diferensial, lakukan pemeriksaan awal berikut, sebelum pembongkaran untuk menentukan penyebab suara. Kemudian Periksa keolangan roda gigi ring. Keolengan maksimum 0,10 mm 0,0039 in. Setelah pengukuran ternyata hasilnya sama dengan keolengan maksimum yaitu 0,10mm, Jadi tidak perlu mengganti roda gigi ring, disamping itu roda gigi ring masih baru. Bila keolengan lebih besar dari nilai maksimurn, gantilah roda gigi ring. Setelah memeriksa keolengan ring gear, kemudian Periksa backlash roda gigi ring. Dan setelah diukur hasilnya kurang dari nilai spesifikasi, jadi dilakukan penyetelan kembali backlas, setelah disetel yang hedua kalinya hasilnya pun sama yaitu 0,14mm. e. Pembongkaran differential Lepas flens penyambung, dengan menggunakan palu dan pahat, longgarkan takikan mur, lalu Menggunakan SST untuk menahan flens, lepas mur 09330 β 00021, kemudian gunakan SST, lepas flens penyambung. SST 09330 - 00021 , Setelah melepas flens penyambung, kemudian Lepas perapat oli dan penahan oli. Menggunakan SST, lepas perapat oli dari diferensial carrier. SST 09308 β 10010, Lepas penahan oli. Setelah melepas penahan oli kemudian lepas differential case dan ring gear dari differential carier dengan cara buat tanda pada tutup bantalan dan diferensial carrier, kemudian lepas dua pengunci mur penyetel, lalu Lepas tutup bantalan dan penyetel. Setelah differential terlepas, kemuduan lepas pinion penggerak dari diferensial carrier. f. Melepas roda gigi ring ring gear Lepas baut pengikat roda gigi ring dan plat pengunci, kemudian buatlah tanda pada roda gigi ring dan differential case,. g. Membomngkar differential case bongkar differential case dengan menggunakan palu dan drip, keluarkan pen. Lalu lepas poros pinion, dua roda gigi pinion dengan cincin dorong. 2. PEMERIKSAAN KOMPONEN DIFFERENTIAL a. Memeriksa bagian penggerak sudut Yang diperiksa yaitu bagian pasak mur pengikat flens, keausan dudukan bantalan poros pinion, dan keausan gigi pinion dan gigi korona. b. Memeriksa bagian dari differential case Memeriksa keausan permukaan gesek bantalan, keausan poros roda gigi planet, dan keausan gigi planet dan gigi satelit. 3. PERAKITAN DIFFERENTIAL a. Merakit differential case Pasang cincin dorong yang tepat dan roda gigi samping. Mengikuti petunjuk tabel berikut ini, pilihlah cincin dorong yang dapat memberikan backlash spesifikasi. Pilihlah cincin dengan ketebalan yang sama untuk kedua sisi. Kemudian memasang planetary gear kedalam differential case. b. Memasang pen Menggunakan palu dan drip, pasang pen masuk pada bak diferensial dan lubang poros pinion. Takik lubang pada bak diferensial. c. Memasang roda gigi ring pada differential case Sebelum memasang ring gear terlebih dahulu Bersihkan permukaan kontak pada diferensial case, kemudian panaskan roda gigi ring pada 100Β°C 212Β°F di dalam pemanas oli, setelah itu bersihkan permukaan kontak pada roda gigi ring dengan bahan pembersih. Kemudian segera pasangkan roda gigi ring pada diferensial case. Tepatkan tanda pada roda gigi ring dan differential case, Oleskan oli roda gigi pada baut pengikat roda gigi Pasang plat pengunci dan baut pengikat. Kencangkan baut dengan merata, sedikit demi sedikit, dengan momen 985 kg-cm. Lalu dengan menggunakan palu dan drip, takik plat pengunci. d. Pasang poros pinion e. Memasang flens penyambung Pasang flens penyambung dengan Oleskan gemuk MP pada ulir mur yang baru, Menggunakan SST, untuk menahan flens, kencangkan 09330 - 00021 f. Memasang differential case dan roda gigi ring pada differential carier Pasang luncuran luar bantalan pada masing- masing bantalan, dan pastikan luncuran luar tidak tertukar antara kiri dan kanan g. Memasang mur penyetel Pasang mur penyetel pada masing- masing carier, dan pastikan ulir terkait dengan benar. h. Memasang tutup bantalan Tempatkan tanda pada tutup bantalan dan carier, kemudian pasang kedua baut tutup bantalan, dua atau tiga ulir, dan tekan tutup bantalan dengan menggunakan tangan. i. Mengencangkan ring penyetel Kencangkan ring penyetel kiri dan kanan sampai mendapatkan posisi yang diinginkan atau menyetel gesekan antara gigi ring dan gigi pinion sampai baik dan benar. Kemudian kencangkan baut tutup bantalan. 4. MEMASANG DIFFERENTIAL PADA KENDARAAN Pasang gasket pada rumah axsel, kemudian pasang differential pada rumah axsel, dan kencangkan Ke 12 baut pengikat. Memasang poros propeller Shaft Tempatkanlah tanda pada kedua flens, kemudian pasang flens dengan empat baut dan mur tersebut. Periksa permukaan oli diferensial. Isilah dengan oIi roda gigi hypoid bila diperlukan. Tingkat oli API GL-5, oIi roda gigi hypoid Viskositas SAE90 Kapasitas 1 1,3 liter 1,4 US qts, 1,1 Imp, qts 5. PENGUJIAN Setelah selesai, lalu lakukan pengujian dengan menghidupkan mesin, lalu masukan gigi dan jalankan mobil sambil didengar apakah ada bunyi yang timbul dari differential dan getaran akibat penyetelan kurang baik. Kalau ada berarti hasilnya kurang baik dan perlu disetel ulang, akan tetapi jika tidak ada berarti hasilnya baik
Hello sobat semua, ketemu lagi nih sobat dengan penulis yang selalu setia menemani waktu luang anda. Pada pembahasan kali ini kkta kembali mengulas tentang dunia otomotif sobat. Jika berbicara mengenai otomotif pasti yang terbayang dalam benak anda adalah mobil atau motor tentunya ya memang kedua jenis kendaraan ini sangatlah tinggi jam terbangnya dalam membantu kita menjalankan semua kesibukan atau aktivitas kita sehari β hari ya sobat. Dalam pembahasan artikel kali ini, kita akan membahas mengenai fungsi salah satu komponen yang terdapat pada komponen tersebut adalah differential gear yang sama pentingnya dengan komponen mesin mobil. Tentunya bagi sobat yang memiliki kendaraan roda dua atau mobil pastinya sudah tidak asing lagi dengan komponen mobil yang satu ini ya sobat, karena memang komponen ini sangat memberikan pengaruh terhadap performa atau kinerja mobil anda pada kenyataannya, masih sangat banyak loh sobat diantara pengguna mobil yang tidak paham atau tida mengerti apa sebenarnya fungsi differential gear pada kendaraan yang sedang dikendarai atau bagi sobat semua yang ingin mengetahui fungsi dari differential gear tersebut dan ingin menambah wawasan tentang duni otomotif, ada baiknya sobat semua menyimak ulasan berikut ini yuk sobat. Karena seperti kata pepatah mengatakan semakin banyak membaca semakin banyak tau ,oh gear atau biasa disebut dengan komponen gardan mobil, merupakan sebuah komponen yang ada pada setiap mobil yang berfungsi untuk meneruskan tenaga mesin ke poros roda yang sebelumnya melewati transmisi dan propeller shaft. Sedangkan untuk fungsi differential gear secara detail tersebut adalah sebagai berikut 1. Merubah Arah Putaran MesinFungsi differential gear yang pertama ialah melakukan pengubahan terhadap arah putaran pada bagian mesin. Seperti yang kita ketahui bersama, bahwa posisi mesin pada mobil jenis truk, atau khususnya mobil yang biasanya menggunakan as kopel, memiliki posisi mobil yang memanjang ke arah putaran dari roda jelas tidak searah dengan arah putaran dari roda. Nah sobat differential gear atu gardan inlah yang bekerja untuk membuat arah putaran dari mesin menjadi searah dengan puataran arah roda yang Memperbesar MomenFungsi differential gear yang kedua ialah untuk mengubah ukuran momen menjadi lebih besar dari ukuran semula. Momen adalah tenaga putaran dari sebuah benda yang berputar. Putaran poros engkol memunyai tenaga atau momen. Tenaga dari suatu benda yang berputar dengan cepat adalah kecil, begitupun dengan sebaliknya, tenaga dari suatu benda yang berpuatr dengan lambat adalah yang sudah kita ketahui bersama, bahwa selambat β lambatnya mein berputar pasti memiliki kecepatan minimal 600 rpm. Jika sobat semua belum mengerti akan kalimat ini, maksudnya adalah dalam satu menit poros engkol berputar 600 pada kecepatan tinggi, memiliki kecepatan hingga rpm atau sama dengan dua klai lipatnya. Degan kata lain, berarti poros engkol berputar kali di dalam satu menit. Agar tenaga dari poros engkol ini menjadi besar, maka kecepatan putaran dari poros engkol ini haruslah sobat semua, anda tau komponen apa yang bertugas utnuk memperkecil atau memperlambat engkol ini? Iya , tidak lain dan tidak bukan adalah differentil gear atau gardan kendaraan anda sobat. Gardan memperlambat kecepatan putaran dari poros engkol tersebut, sehingga tenaga putar yang dihasilkan atau momen yang dihasilkan menjadi lebih besar dan mobil dapat bergerak dan berjalan. Ternyata besar juga ya sobat fungsi garden ini terhadap kendaraan yang sedang kita Membedakan Putaran Roda Kiri dan Roda Kanan Seakan Saat MembelokPada saat mobil anda akan belok ke kiri atau kanan, putaran roda bagian dalam cenderung lebih lambat dari pada putaran roda bagian luar. Hal ini dimaksdukan agar mobil dapat membelok dengan baik dan tidak terjadi slip. Jika kedua roda baik roda yang kiri atau roda yang kanan selalu sama, maka mobil anda tidak akan bisa membelok. Nah sobat disinilah peranan gardan membuat putaran roda kanan dan roda kiri menjadi tidak sama, sehingga mobil ynag anda kemudikan dapat membelok dengan Gardan Mengubah Arah Putar Sebesar 90 DerajatFungsi differential gear yang terakhir ialah membantu bagian gardan untuk mengubah arah putar 90 derajat. Dengan adanya gardan pada kendaraan anda, maka tenaga putar yang memang semula lurus, dari mesin transmisi β kopling akan diubah menjadi sebesar 90 derajat sehingga dapat memutar poros roda penggerak. Untuk itu cara menyetel gardan mobil wajib diketahui agar mempermudah proses sobat bisa anda bayangkan kan jika tidak adanya differential gear atau gardan ini, mungkin mobil yang anda kendarai jalannya atau arahnya tidak akan lagi ke depan ataupun kebelakang ya sobat, melainkan akan menyaping ke kanan aatu ke kiri seperti layaknya cara jalan kepiting ya sobat, hanya sebagai tambahan informasi aja, adapun cara kerja gardan adalah sebagai Mobil Sedang Berjalan LurusSaat mobil berjalan pada kondisi lurus, maka tenaga putar dari propeller shaft masuk ke pinion gear. Dari drive pinion gear dihubungkan ke ring gear yang memiliki jumlah mata gigi lebih banyak, sehingga RPM ring gear lebih rendah dari RPM drive pinion gear tetapi torsinya kan ring gear, putaran kemudian akan diteruskan ke differential case. Hal tersebut dikarenakan differential case terpaut dengan ring gear. Sementara itu differential case merupakan rangka dari rangkaian pinion dan side Mobil Sedang Berjalan BelokSaat kendaraan belok, misalnya saja ke kiri, maka roda bagian kiri yang terletak pada sisi dalam akan mendapatkan tahanan putar dari roda depan yang berubah arah. Hal itu menyebabkan perbedaan berat antara side gear A dan side gear B, atau side gear bagian roda kiri akan leih berat dari side gear roda bagian kanan, sehingga pinion gear akan yang disebabkan perbedaan berat side gear in menyebabkan side gear bagian kanan akan berputar lebih cepat, sehingga putaran roda kanan dan kiripun akan berbeda. Saat proses membelokkan ini terjadi, ternyata tidak sedikit pengemudi yang bertanya β tanya mengenai penyebab mobil bunyi saat belok, karena hal ini memang sering sobat semua, itulah beberapa fungsi differential gear yang penulis dapat abgikan buat sobat semua pada kesempatan kali ini. Semoga tulisan ini bermanfaat bagi sobat semua ya. Terima kasih penulis ucapkan bagi sobat yang sudah membaca artikel ini. Salam otomotif.
ZAO O`cbnbr Z`s`rtb Dmdme 2. A`gdmblghsms e`rusbebg dmii`r`gtmbc ?. A`ap`robmem dmii`r`gtmbc O`cbnbr O`cbnbr 2. A`gdmblghsms e`rusbebg dmii`r` E`lmbtbg Z`ao`cbnbrbg 2 [`t`cbf dmcbesbgbebgyb prhs`s p`ao`cbnbrbg, dmfbrbpebg smswb dbpbt a`gn`cbsebg iuglsm dbgehgstruesm dmii`r`gtmbc d`glbg obme dbg o`gbr. ?Z`s`rtb dmdme dbpbt a`gn`cbsebg prmgsmp e`rnb dmii`r`gtmbc d`glbg obme dbg o`gbr s`t`cbfdbpbt a`gn`cbsebg iuglsm dbg ehgstruesm dmii`r`gtmbc .;Z`s`rtb dmdme dbpbt a`g`rbpebg kbrb e`rnb dmii`r`gtmbc d`glbg o`gbr s`t`cbf dbpbta`gn`cbsebg a`gn`cbsebg prmgsmp e`rnb dmii`r`gtmbc .4Z`s`rtb dmdme dbpbt a`g`rbpebg kbrb p`rbwbtbg pbdb dmii`r`gtmbc d`glbg obme dbg o`gbr s`subm d`glbg oueu p`tugnue bnbr. Abt`rm2Iuglsm dbg Ehgstruesm Dmii`r`gtmbcoPrbmbg [mglebt Omcb e`gdbrbbg s`dbgl a`ao`che abeb rhdb o`cbebgl s`oblbm rhdb-rhdb p`gll`rbe ugtue irhgt `glmg` r`br drmv` btbu rhdb-rhdb d`pbg ugtue irhgt `glmg`irhgt drmv` a`apugybm putbrbg ybgl o`ro`db bgtbrb rhdb emrm dbg ebgbg. Hc`febr`gb mtu dmlugbebgcbf dmi`r`gsmbc lbrdbg pbdb rhdb p`gll`rbe e`gdbrbbg ugtue a`auglemgebg a`g`rusebg t`gblb putbrbg e`pbdb rhdb p`gll`rbe dbg ugtue a`glmnmgebg rhdb p`gll`rbe ugtue o`rputbr pbdb e`k`pbtbg o`ro`db, ebr`gb bpbomcba`apugybm putbrbg ybgl sbab bebg a`auglemgebg phrhs rhdb o`cbebgl bebg pbtbf dbg nbcbggyb e`gdbrbbg tmdbe obme dms`oboebg sbcbf sbtu obg t`rs`r`t obg emrmdbg ebgbg a`apugybm sudut putbr ybgl o`ro`db. O`lmtu nulb omcb e`gdbrbbg o`rnbcbg pbdb ehgdmsm nbcbg ybgl tmdbe rbtb,s`fmgllb lbyb l`s`egyb tmdbe sbab abeb putbrbg obg bebg a`glbcbam p`ro` Z`ro`dbbg putbrbg rhdb-rhdb mgm dms`oboebg bdbgyb oblmbg dbrm smst`a p`amgdbfdbyb ybgl dms`out d`glbg dmii`r`gtmbc. Dmii`r`gmbc nulb dms`out oblmbg o`cbebgl btbudmsmglebt s`kbrb s`d`rfbgb s`oblbm dmii . Zbdb dmii`r`gtmbc o`cbebgl irhgt `glmg`r`br drmv` t`rdmrm btbs ehtbe suaou o`cbebgl, dmii`r`gtmbc kbrrm`r, fuo o`cbebgl r`br fuo dbg phrhs suaou o` o`cbebgl mgm a`gybgllb s`oblmbg o`sbr o`rbt e`gdbrbbgt`rabsue o`obg. Aha`g a`smg dmt`rmab a`cbcum ehpcmgl, trbgsamsm dbg prhp`cc`r sfbit, a`ap`ro`sbr aha`g pbdb rhdb lmlm t`rbefmr imgbcb l`br dbg a`glmrmaebgaha`g t`lbe curus e` phrhs lbrdbg o`cbebgl. E`gdbrbbg abgbpug a`aoubt subtu putbrbg, rhdb s`o`cbf cubr fbrus a`cbcum nbrbe ybgl c`omf o`sbr dmobgdmgl rhdbs`o`cbf dbcba. Cmfbt Lbaobr 2. Lbaobr 2. Z`ro`dbbg Nbrbe Z`rnbcbgbg Bgtbr _hbdb Z`gll`rbe ]bgl Dm Khgtrhc kIuglsm Dmii`r`gtmbc Dmii`r`gtmbc s`oblbm ehaphg`g utbab pbdb s`oubf e`gdbrbbg a`amcmem o`o`rbpb iuglsm, dmbgtbrbgyb bdbcbf s`oblbm o`rmeut> ξ Imgbc r`duktmhg ybgl o`rbrtm putbrbg phrhs `glehc s`t`cbf dmruobf hc`f trbgsamsms`cbgnutgyb dmp`re`kmc hc`f imgbc l`brs ugtue a`ap`rhc`f aha`g ybgl o`sbr.? ξ A`ruobf brbf putbrbg dbrm prhp`cc`r sfbit = h , s`cbgnutgyb putbrbg mgm dmt`rusebge` rhdb-rhdb o`cbebgl a`cbcum r`br bxc` sfbit s`kbrb t`rpmsbf ξ A`ao`dbebg putbrbg bgtbrb rhdb emrm dbg rhdb ebgbg pbdb sbbt e`gdbrbbga`ao`che dbg o`rbdb pbdb nbcbg ybgl tmdbe rbtb, s`ebcmlus a`gk`lbf phrhsrhdb-rhdb p`gll`rbe pbtbf ybgl dms`oboebg hc`f putbrbg ybgl sbab bgtbrb rhdbemrm dbg rhdb ebgbg. dEhgstruesm dmii`r`gtmbc Dmii`r`gtmbc mgm t`roblm a`gnbdm dub oblmbg utbab > ξ Imgbc l`br Imgbc l`br ybmtu p`rebmtbg lmlm-lmlm p`gll`rbe drmv` pmgmhg l`br d`glbglmlm ybgl dml`rbeebg rmgl l`br . Aha`g ybgl dmfbsmcebg hc`f trbgsamsm tmdbe kueup ugtue a`gll`rbeebg e`gdbrbbg pbdb sbbt t`rt`gtu, hc`f ebr`gb mtu imgbcl`br a`aobgtu a`gbaobf aha`g. D`glbg o`rtbaobfgyb aha`g abeb putbrbg phrhs rhdb o`cbebgl bebg o`reurbgl, s`ebcmlus o`riuglsm ugtue a`glurbglm putbrbg rhdb o` ?. Hiis`t Bgtbrb _mgl L`br D`glbg Zmgmhg L`br Zbdb uauagyb o`o`rbpb pbormebg ahomc, a`gllugbebg imgbc l`br tmp` fyphmd o`v`c l`br , pbdb tmp` mgm t`rdbpbt hiis`t bgtbrb rmgl l`br ybgl o`rfuouglbgd`glbg pmgmhg l`br, nbdm pmgmhg l`br dbg rmgl l`br tmdbe s`lbrms, phrhs pmgmhg o`rbdb dm obwbf phrhs rmgl l`br. [`p`rtm ybgl t`rcmfbt pbdb lbaobr ?. ξ Dmii`r`gtmbc l`br ;
Posted 25 Juni 2012 in Tak terkategori DIFFERENTIAL 1 Differential terdiri dari 2 bagian besar yaitu * Final gear yang terdiri dari perkaitan antara drive pinion gear dengan ring gear, yang fungsinya untuk memperbesar momen putar dan merubah arah putaran sebesar 90Β°. * Differential gear yang terdiri dari perkaitan antara roda gigi-roda gigi pinion gear dengan side gear, yang berfungsi untuk membedakan putaran roda kiri dan kanan saat kendaraan membelok. 2 Fungsi differential. * Membedakan putaran roda kiri dan kanan pada saat kendaraan membelok. * Mereduksi putaran untuk menghasilkan momen yang besar. * Merubah arah putaran sebesar 90ΒΊ terhadap putaran asal. 3 Cara kerja Differential! Pada saat jalan lurus. Selama kendaraan berjalan lurus, poros roda-roda belakang akan diputar oleh drive pinion melalui ring gear differential case, roda-roda gigi differential pinion Shaft, roda-roda gigi differential pinion,gigi side gear tidak berputar , tetap terbawa kedalam putaran ring gear. dengan demikian putaran pada roda kiri dan kanan sama. Pada saat membelok. Pada saat kendaraan membelok ke kiri tahanan roda kiri lebih besar dari pada roda kanan. Apabila differensial case berputar bersama ring gear maka pinion akan berputar pada porosnya dan juga pergerak mengelilingi side gear sebelah kiri, sehingga putaran side gear sebelah kanan bertambah, yang mana jumlah putaran side gear satunya adalah 2 kali putaran ring gear. Hal ini dapat dikatakan bahwa putaran rata-rata kedua roda gigi adalah sebanding dengan putaran ring gear. 4 Yang dimaksud dengan Backlash adalah kekocakan atau kerenggangan atau jarak bebas perkaitan antara 2 roda gigi. Pada differensial, backlash diukur atau diperiksa pada pada perkaitan antara ring gear dengan drive pinion gear, antara side gear dengan pinion gear. Pre load atau beban mula, yaitu beban awal yang ditanggung oleh unit penggerak sebelum menggerakkan unit atau komponen lain. Pada differensial pre load/beban mula diukur atau diperiksa 2 kali yaitu pre load awal dan pre load akhir atau pre load total. Pre load awal pada saat drive pinion gear telah terpasang pada differential carrier sedangkan pre load akhir pada saat semua komponen telah terpasang pada differential carrier. Run out atau keolengan yaitu besarnya simpangan pada saat komponen diputar. Pada differensial run out diukur atau diperiksa pada flens penyambung dan pada ring gear. 5Perawatan komponen pada differential 1. Real Axle Housing. Bagian ini dapat dikatakan sebagai tumpuan berat muatan mobil, karena letaknya dibagian roda belakang, khusunya pada mobil muatan atau minibus. Pada mini bus jarang ditemukan bagian ini bengkok, kalaupn terjadi bengkok maka hal itu disebabkan oleh tabrakan. Pada truk sering ditemukan bagian ini bengkak. Hal ini disebabkan oleh muatan yang melebihi kapasitan. Bengkoknya bagian ini akan merusak as roda bahkan berusak pula gigi gardan. Untuk menghindari hal ini maka dalam memberikan muatan pada mobil harus memperhatikan kondisi per balakang. Kalau per sampai menyentuh menyentuh differential housing, resiko bengkok sangat besar. 2. Gasket. Sebagai bagian untuk menghambat kebocoran oli gardan bagian ini juga penting. Kalau bocor akan mengakibatkan pelumasan pada gigi gardan tidak sempurna yang buntutnya kerusakan pada gigi gardan. Gunakan gasket standard atau kertas gambar, jangan menggunakan karton tebal. 3. Differntial Carrier. Gigi differential dipasangkan pada bagian ini. Untuk penyetelan ulang atau penggantian gigi baru bagian ini dilepaskan dari differential housing. Setelah dibersihkan dari sisa-sisa oli lalu dipasangkan pada tanggem. Untuk membongkar dan menyetel bagian ini perlu petunjuk khusus. 4. Bagian dari differetian carrier ini untuk mengancing salah sisi dari bearing ring gear. Ulir pada bagian ini memudahkan mintir menyetel bidang singgung dengan drive pinion. Hasil penyetelan dari bagian ini tidak bisa langsung jadi karena kalau tampak bidang yang bersinggungan tidak baik maka penyetelan harus diulangi dari pertama lagi yaitu melepaskan drive shaft. Ini hanya sekedar suatu gambaran singkat rumitnya penyetelan differential mobil. 5. Differential Ring Gear and Drive Pinion gear Kit. Dinamakan kit karena untuk memperbaiki differential cukup dengan mengganti bagian-bagian ini. Pada beberapa merk mobil banyak barang tiruan. Harganya selisih jauh. Walaupun tidak semua barang tiruan itu buruk namun Anda perlu berhati- hati untuk membeli kit ini. Repotnya pula umumnya toko tidak mau menerima kembali gigi yang sudah dicoba, walaupun pada penyetelan masih bunyi. Maka lebih baik membeli yang orisinil. Untuk lebih aman lagi, kendaraan Anda bawah ke bengkel dealer karena mereka akan memasangkan yang orisinil dan memberikan jaminan untuk suatu jangka waktu atau kilometer tertentu. Karena harga kit differential itu mahal maka sangat disarankan untuk tidak mudah memutuskan untuk membongkar kalau mendengar suatu gejala bunyi. Untuk memastikan lebih baik Anda mencoba dengan menjalankan mobil pada jalan datar. Pada kecepatan 40 samapi 80 kilometer/jam, perhatikan; kalau gigi gardan rusak maka pada setiap menambah kecepatan ada bunyi dan waktu melepaskan pedal gas model bunyi pertama hilang dan muncul model bunyi kedua. Bunyi juga bisa disebabkan oleh rusaknya bearing roda dan permukaan ban. Bunyi yang ditimbulkan oleh kedua bagian ini lain dan sangat jelas pada saat kecepatan 80 sampai 100 km/jam gigi transmisi Anda freekan. Sangatlah penting sebelum membongkar bagian ini, mengadakan penelitian yang saksama. Kurangnya pengalaman bisa mengakibatkan usaha perbaikan tidak menemui hasil yang diinginkan. Maka pemeriksaan penyebab bunyi seperti ban dan bearing roda serta bunyi knalpot perlu diteliti satu persatu.
jelaskan cara kerja differential saat berjalan lurus dan saat membelok