IlmuRiwâyah. Kita mulai dari ilmu riwâyah. Karena ilmu riwâyah mencakup dua hal, yaitu meriwayatkan hadits dan memahami maknanya, maka kita akan mendapatkan dua faedah. Pertama, dari meriwayatkan hadits, kita akan mendapatkan sanad dari guru kita hingga Rasulullah saw. Tidak asing lagi ucapan Imam Abdullah bin Mubarak (wafat 181 H): Secaragaris besar ilmu-ilmu hadits dapat dibagi menjadi dua, yaitu ilmu hadits riwayat (riwayah) dan ilmu hadits diroyat (diroyah). Ilmu hadis riwayah ialah ilmu yang membahas segala perkataan, perbuatan, ketetapan dan sifat-sifat Nabi Saw. Jadi ilmu ini titik tekannya pada materi hadits itu sendiri. Wilayah dan ruang lingkup pembahasan Ilmu Didalam buku ini dibahas: 1. Pengertian Hadits,Sunnah, Khabar, Atsar dan Hadits Qudsi 2. As-Sunnah dan kedudukannya dalam Islam 3. Penulisan dan Pembukuan hadits Nabi saw 4. Ilmu Hadits; Pertumbuhan, Perkembangan dan Pengenalan akan keduanya 5. Ilmu Rijalul Hadits 6. Ilmu Al Jarh Wa Ta'dil 7.Ilmu Gharib Al Hadits 8. Ilmu Ilal Al Hadits 9. Pengertianrawi menurut bahasa yaitu meriwayatkan, sedangkan menurut istilah rawi adalah orang-orang yang meriwayatkan hadits secara lisan maupun tulisan, asalkan hadits tersebut didengar langsung dari gurunya. Seorang perawi pun harus memiliki kecerdasan yang tinggi serta kejujuran, karena akan mempengaruhi hadits yang disampaikan. Definisidari ilmu hadits riwayah ini adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari hadits-hadits yang disandarkan kepada Nabi Muhammad SAW baik berupa perkataan, perbuatan, taqrir, tabi'at, maupun tingkah laku nabi. Sebagai orang yang mempelajari ilmu hadits pastinya harus mempelajari juga ilmu hadits riwayah, karena dengan memahami ilmu hadits arus listrik yang mengalir pada hambatan 9 ohm. Ilmu Rijalul Hadis adalah ilmu untuk mengetahui para perawi hadis dalam kapasitasnya sebagai periwayat hadis. Maksudnya adalah ilmu yang membahas seluk beluk dan sejarah kehidupan para periwayat, baik dari generasi sahabat, tabi’in maupun tabi’ tabi’ pengertian tersebut, dapat diambil kesimpulan bahwa kedudukan ilmu ini sangat penting, mengingat obyek kajiannya pada “matan” dan “sanad“, sebab kemunculan ilmu Rijalul Hadis pada periwayatan hadis sudah mengambil porsi khusus permasalahan-permasalahan pada sanad. Oleh sebab itu, mempelajari ilmu ini sangat penting, sebab nilai suatu hadis sangat dipengaruhi oleh karakter dan perilaku serta biografi perawi itu ilmu Rijalul Hadis adalah untuk mengetahui dan meneliti apakah dapat diterima atau tidaknya keadaan tokoh-tokoh dalam sanad hadis. Urgensi dikuasainya ilmu ini karena di dalamnya membahas tentang periwayat hadis yang dapat menentukan status sanad hadis. Jika perawi dalam sanad tersebut muttasil berkesinambungan antara guru dan murid dan tsiqah terpercaya pada setiap tingkatannya maka periwayatannya sudah dapat diterima meskipun belum Pentingnya Ilmu Rijalul HadisSebagai contoh urgensi ilmu ini adalah, disebutkan bahwa Umar bin Khathab melarang dan membakar tulisan – tulisan hadis dan sampai memukul sahabat Abu Hurairah. Riwayat yang menyebutkan bahwa Umar pernah menyebarkan edaran ke berbagai daerah agar orang–orang membakar tulisan hadis bersumber dari orang yang bernama Yahya bin Ja’d. Dan setelah diteliti, sanadnya terputus sehingga tidak dapat dipertimbangkan sebagai argumen yang juga riwayat yang mengatakan bahwa Umar pernah memukul Abu Hurairah. Riwayat ini setelah diteliti ternyata palsu, karena bersumber dari seorang Syi’ah yang justru anti sahabat, khususnya Umar. Karenanya riwayat seperti ini juga gugur dari pertimbangan. Tepatlah apa yang dikatakan oleh Syeikh Abdullah bin Mubarak wafat 181 H, sistem sanad adalah merupakan bagian dari agama Islam, sebab seandainya tidak ada sanad maka setiap orang dapat mengatakan aapa saja dengan menisbahkan kepada Nabi saw. Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas. Pentingnya mempelajari Ilmu Rijal al-Hadis dalam mempelajari HadisHadis merupakan perbuatan, perkataan, dan ketetapan dari nabi muhamad SAW, di dalam islam kita memiliki dua sumber ajaran agama yaitu alquran dan hadis. Mempelajari hadis juga merupakan suatu kewajiban seperti halnya mempelajari al quran, dalam mempelajari hadis-hadis kita membutuhkan ilmu atau kaidah yang di khususkan untuk mepelajari ilmu hadis yaitu ulum hadis. Ulum hadis merupakan ilmu pokok yang harus dipelajari untuk memahami hadis lebih mendalam, dengan mempelajari ulum hadis kita akan mendapatkan banyak manfaat seperti mengetahui sunah-sunah yang dilakukan oleh nabi muhamad SAW serta banyak pelajaran lain. Di dalam ulum hadis ada berbagai cabang-cabang yang kita semua dapat pelajari dan dalam hal ini kita akan mempelajari ilmu rijal al-hadis yaitu ilmu untuk mempelajari hadis berdasarkan para perawinya mulai dari perawi lahir sampat perawi tersebut Rijal al-Hadis merupakan ilmu yang mempelajari mengenai keadaan para perawi hadis, baik dari sahabat, tabi'in, maupun angkatan setelahnya. Ilmu rijal al-hadis ini merupakan ilmu yang penting untuk kita semua pelajari karena banyak ulama yang memberikan perhatian yang sangat serius terhadap ilmu ini untuk mengetahui tokoh-tokoh yang ada didalam sanad, ilmu ini merupakan bagian dari ulumul hadist, ruang lingkup dari ilmu rijal al-hadis adalah dari kehidupan para tokoh perawi hadis itu sendiri, meliputi masa kelahiran lalu perjalanan para perawi dalam meriwayatkan hadis, negeri asal maupun negeri dimana mereka mengembara dengan jangka waktu yang beberapa lama serta kepada siapa saja mereka memperoleh hadis dan kepada siapa saja mereka menyampaikan hadis, banyak beberapa ulama berpendapat bahwa ada dua hala yang dapat dinilai dari pribadi para perawi yaitu keadilan dan kualitas intelektualnya apabila kedua hal ini sudah dimiliki oleh perawi maka perawi tersebut dapat dinyatakan sebgai perawi yang bersifat stiqah. Banyaknya hadis palsu yang sudah menyebar disebabkan karena ketidakjelasan para perawinya dalam merumuskan hadis tersebut. Dan banyak juga orang-orang yang mempercayainya hadis palsu yang sudah tersebar dan akan sangat berbahaya jika hal tersebut sampai terus-menerus terjadi, karena dapat menyebabkan penyimpangan terhadap pemahaman hadis yang sahih, kajian ilmu ini memang tidak mudah dipelajari karena pembahasan di dalamnya meliputi para perawi dalam berbagai aspek seperti personal perawi. Dengan mempelajari ilmu rijal al-hadis kita dapat mengerti kualitas para perawi dalam merumuskan hadis, karena dengan menentukan siapa perawi hadis kita juga dapat menentukan apakah hadis tersebut asli maupun tidak serta apakah hadis tersebut didapat langsung dari rasulullah SAW maupun dari sahabat-sahabatnya. Bagi seorang muslim sebaiknya dapat mempelajari ilmu ini agar kita dapat mengetahui kebenaran dari hadis yang kita ketahui dan dapat menyimpulkan bagaimana kualitas hadis yang kita semua ilmu ini tidak hanya membahas mengenai biografi dari perawi saja melainkan juga membahas bagaimana kualitas para perawi dalam merumuskan hadis serta kepintaran dan juga kepribadian para perawi. Dengan mengentahui tentang ilmu ini juga dapat membantu kita untuk mengetahui adakah hadis palsu serta mengetahui tingkat keshahihan hadis-hadis yang ditemui. Banyak manfaat lain yang didapatkan dari mempelajari ilmu rijal al-hadis ini seperti membuat kita mengetahui hadis mana yang datang lebih dahulu dan datang kemudian serta data-data dari perawi hadis, mengetahui tentang tersambung atau terputusnya sanad dalam hadis serta kualitas serta tingkatan suatu hadis dalam permasalahan sanad dalam hadis, dapat mengetahui sikap perilaku maupun pandangan para ahli hadis yang menjadi kritikus terhadap para perawi dalam merumuskan suatu hadis serta menjaga keaslian dari hadis tersebut, dan memberikan kita semua pengetahuan mengenai kualitas dan keaslian suatu yang dapat diambil dari pentingnya mempelajari ilmu rijal al hadis adalah kita dapat mengetahui bagaimana membedakan antara hadis yang shahih maupun tidak dengan cara mempejari perawi dari hadis tersebut. Dengan mengetahui kualitas dari perawi kita juga dapat mengetahui kualitas dari hadis yang diriwayatkan oleh perawi tersebut, kita dapat mengetahui apakah hadis ini palsu atau keliru dengan melihat siapa perawi yang meriwayatkannya. Sebagai muslim yang baik kita harus dapat memastikan apakah hadis-hadis yang kita baca atau pelajari ini sudah benar dan sesuai syariat islam oleh karena itulah pentingnya mempelajari ilmu rijal al-hadis Lihat Ilmu Sosbud Selengkapnya Pengertian Ilmu Rijalul HaditsKata Rijal al-hadits berarti orang-orang di sekitar hadis atau orang-orang yang meriwayatkan hadis serta berkecimpung dengan hadis nabi. Secara terminologis, ilmu ini didefinisikan dengan ilmu yang membahas tentang keadaan para periwayat hadis baik dari kalangan sahabat, sahih, maupun generasi-generasi rijal al-hadits adalah ilmu yang membahas hal ikhwal dan sejarah para perawi dari kalangan sahabat, tabiin, danatba’ ini sangat penting kedudukannya dalam lapangan ilmu hadits. Ilmu rijal al-hadits ini lahir bersama-sama dengan periwayatan hadits dalam islam dan mengambil porsi khusus untuk mempelajari persoalan-persoalan di sekitar penjelasan di atas kami menyimpulkan bahwa ilmu rijal al-haditsadalah ilmu yang membahasa para rawi, baik dari kalangan sahabat, tabiin, maupun dari generasi-generasi membantu Maaf kalo salah 0% found this document useful 0 votes840 views19 pagesOriginal TitleIlmu Rijal Al- HaditsCopyright© Attribution Non-Commercial BY-NCAvailable FormatsDOCX, PDF, TXT or read online from ScribdShare this documentDid you find this document useful?0% found this document useful 0 votes840 views19 pagesIlmu Rijal Al - HaditsOriginal TitleIlmu Rijal Al- HaditsJump to Page You are on page 1of 19 You're Reading a Free Preview Pages 7 to 17 are not shown in this preview. Reward Your CuriosityEverything you want to Anywhere. Any Commitment. Cancel anytime.

pertanyaan tentang ilmu rijalul hadits